17 August 2012

Secangkir Teh untuk Daei

Ya, saya tahu, berapa ramai daei yang cukup terseksa. Terseksa pada jiwa dan rasa, sebab memikirkan hal-hal orang lain. Maka untuk anda, yang saya kenal atau tidak, secangkir cay (teh) tanda ukhwah di jalan ini. *softtalk*

kredit

    
Sedang menghadam
 Kalian selalu berfikir untuk mencari damai buat alam ini. Maka sesekali, carilah damai untuk diri kalian. Ambillah sedikit masa dari masa-masa yang sentiasa padat, untuk mengisi jiwa kita yang kadang-kadang 'kosong' tanpa sedar.



Ncikgu saya, ketika saya kata padanya, "Ncikgu, saya.... penat..." Maka Ncikgu pun menjawab, "Rehatlah... Rehat ni ada dua. Ada orang yang rehat lama....Tak bangun-bangun lagi... Dan ada orang yang rehat sekejap, untuk reenergize balik. Rehatlah macam orang kedua tu... ." 

Oh. Ncikgu ini telah membangunkan saya, dari satu rehat yang panjang... . Maka, anda pon sama! Duduk, secangkir teh, dan UUUp!. Hidup satu perjalanan, bukan masa malas untuk rehat rehat dan rehat. 

 “Belum kah tiba waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk menundukkan hati mereka mengingat Allah dan (tunduk) kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Dan janganlah mereka seperti orang-orang sebelumnya yang telah diturunkan Al Kitab, kemudian berlalu lah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” 
(Alhadid-16).




DOA SAYA UNTUK KALIAN

Ya Allah, milikilah seluruh hati mereka... Allah, jadikanlah mereka dalam kalangan hamba-hamba-Mu yang redha dan Diredhai...



Dan Cay penawar:




Daei Super Saiya

p/s: Inche Gabbana memberi inspirasi untuk menulis buku. Saya.... ntah bila akan siap benda ni : http://www.jsadiwarna.com/karya-i-u-baca/e-novel/353-his-story-teice.html


0 cakap-cakap belakang:

Post a Comment